Thursday, April 4, 2013
Wednesday, March 20, 2013
Cerpen; Sial, Kamu-Kamu Lagi !
Suatu kali temenku Daniel mengusulkan Edy
Masa’id untuk menggantikan Edy Fu’adi, nama asliku itu.
“Edi Fu’adi itu kaya nama bapak-bapak!“ Joko menguatkan pendapat
Daniel.
“Iya,
dan Edy Masa’id gak nyambung! Lagian ntar gua ikutan mati muda!” Aku menjitak
kepala Joko.
”Gimana
kalau Edy Tambunan, kan elo bisa ikut nebeng terkenal!” Joko berseru seperti
mendapatkan ilham.
”Ho’oh
tuh, sekalian nebeng dipenjara! Hahaha” Daniel menimpali.
”Aduuuh,
plis deh sobat-sobatku yang batal ganteng, makasih deh atas saran-sarannya,
tapi saat ini aku lagi gak mau bahas perihal perubahan namaku! Lagian nama-nama
gua, kenapa kalian yang repot?”
***
Saturday, March 9, 2013
Monday, January 28, 2013
Mirip #2; Menpora
Karena artikel ini tidak
panjang, semoga saja tidak akan berbuntut panjang. Bukan karena ketularan suka
ngomentari foto kaya Menpora baru kita J, atau bawel kaya beberapa pengamat politik,
politikus, atau tikus-tikus yang berpolitik.
Hanya ingin nyeletuk aja, semoga
bukan nyele-neh (nyeletuk aneh), atau benar-benar nyeleneh. Karena berbicara
politik di Indonesia tak akan ada habisnya. Selalu muncul ‘inovasi-inovasi’
baru yang sayang kalau tak dikupas, karena memang sebagian orang hidup dengan
mengupas hidup orang lain. Right?
Tuesday, January 15, 2013
Cerpen; Hantu-hantu Narsis
Narsis, adalah singkatan dari Naga Bonar makan sosis.
Halah, ngarang.
Narsis artinya kurang lebih over PD, ngerasa pengen diakui dengan cara unjuk-unjukin gigi, walau bukan berarti nyengir. Mungkin terdengar sotoy. Tapi yang ku tahu definisi narsis memang seperti itu. Kamu punya pendapat lain?
Ya, sebagai remaja (bagi yang masih remaja, he) kita mungkin pernah beberapa kali narsis-narsis gimanaaaa….. gitu. Wajar. Namanya juga anak muda. Tapi gimana ceritanya kala ada hantu yang narsis?
Hah, hantu kok narsis?
***
Puisi; Dilema
Hanya ingin tahu
kabarmu sang pejuang
Masihkah sudi
berperang
Demi khalifah yang
meributi uang?
Atau menyerah
Meski pertiwi
berdarah-darah?
Pandeglang, 16 Maret 2011
Dimuat di Majalah Kuntum No. 316, Mei 2011
3 Macho (Manusia Bernama Cho…); #1 Begin Story
Tersebutlah suatu ketika di suatu
tempat di ujung pulau Jawa manusia-manusia bernama hampir sama; Cholis, Cholil,
Cholid. Tapi, ketiganya ini beda nasib.
Ehm, ehm.. ! (Betulin kerah, pura-pura cuek diperhatikan
objek yang mulai jutek)
Ketiga orang itu (ngelirik mereka lagi sebentar, lanjutin sok
cuek)
Ketiga orang itu sebenarnya .. (haduh, ya deh, ya deh… aku minta maaf dulu
sama kalian, tulisan ini just for fun aja koq, peace… J )
Ketiga orang ini sebenarnya
saudara kembar (demi ketertiban dunia, aq
pilih jalur dongeng aja deh, saking pengennya bikin artikel tentang ini ! ).
Subscribe to:
Posts (Atom)


