Sunday, December 8, 2013
Saturday, October 19, 2013
Ups, Salah!

Sebagai
seorang pelupa, udah gak aneh kalo tiba-tiba ketinggalan barang, lupa nyimpen,
salah ambil barang tahunya punya orang (he), nyasar, salah naek angkot, salah
manggil nama orang, dan lain lain sebangsa dan senegaranya he.
Tapi
kalau sampai salah SMS (baca yang lengkep) SMS yang berisi nama orang yang jadi
objek, dengan kata lain mau ngomongin orang itu ke temen kita tapi SMS tersebut
malah dikirim ke orang yang diomongin! Oh My God!
Setidaknya,
yang ku ingat kejadian itu udah tiga kali. Untungnya (orang Indonesia selalu
untung, he) orang-orang itu gak marah. Aneh dan bingung sih iya.
Masih
gak kebayang ngerinya kalo ngalamin itu?
OK,
mari kita rangking tingkat kengerian kalo salah ngirim SMS!
Wednesday, October 16, 2013
1000 Terakhir
Aku
keluar dari mushalla SPBU dengan lega, kalau udah shalat emang rasanya plong,
apalagi kalau mau bepergian, khawatir kenapa-napa kalo belum shalat mah, he.
OK,
aku cek! Jas almamater dah dipake, masker dari slayer udah, kacamata, sarung tangan?
Sip dah, tinggal ngisi bensin, terus melanjutkan perjalanan secepat mungkin,
panas begini beresiko numbuhin koloni jerawat baru kalo kelamaan di jalanan
dengan debu-debu jalanan mah, halah.
Meski
hari ini panasnya amit-amitan dan kondisi lalu lintas seperti biasa selalu
terhambat oleh perbaikan jalan di beberapa bagian, tapi karena udah kadung nia,t
perjalanan ‘menyiksa’ itu tak terasa. Saat melewati beberapa daerah yang
jalannya diperbaiki yang ada POLANTAS-nya, baru nyadar kalau gak pake helm! Alamak…
Sunday, September 29, 2013
Di Antara Sejuta ‘Ah!’
Tapi
siapa aku?
Bahkan
belum mengantongi es satu.
Ini
resah yang dulu-dulu.
Tapi
seperti debu, yang meski tak rela,
Angin
tetap kejam membawanya jauh.
Untung
saja kakiku terlanjur meneduh,
Meski
di bawah pohon yang seperti hendak rubuh.
Entah,
apa buahnya cukup memberiku bekal,
Untuk
menempa diri dalam kenikmatan intelektual.
Negeri 1001 Kilobyte
Negeriku
ini isinya hanya orang-orang bodoh. Alih-alih mencari tahu cara menggunakan
kesempatan, malah sibuk mencari hiburan. Sepotong haha saja bisa membuat lupa
dirinya sedang dimana. Dan ketika hiburan semakin garing, mencari domba lain
untuk diadu atau bahkan dengan suka rela mengajukan diri sebagai rival. Pikun
sudah dirinya hendak kemana.
Kalau begini, entah lebih baik
berpihak kemana. Kepada aktivis yang rabun dan bermental tipis, atau kaum
proletar yang bahkan tak mengerti apa definisi pintar. Di sini akal benar-benar
seperti dimuseumkan, dan nurani tergantung pada siapa yang memuhasabahi.
“Kamu sedang apa?”
“Hah?”
“Dari tadi kamu saya panggil diam
terus, ngelamun kamu ya?”
“Hah!?”
Wednesday, September 4, 2013
Tema 2 : Dia
Dia?
Tak butuh waktu lama bagiku untuk
bisa dekat dengannya. Senyumku nyaris menyerangnya bertubi-tubi kapan saja kami
bertemu. Dan dia hanya tersipu malu dan tak punya alasan untuk tak dekat
denganku, sang Ketua OSIS yang terkenal kemana-mana karena ‘keramahannya’.
Aku
tak pernah nyaman dipanggil playboy tapi aku tak berusaha menyangkal
karena toh aku gak merasa. Tapi aku bisa dengan mudah dekat dengan siapa saja,
terutama kaum hawa. Dan tanpa sadar banyak diantara mereka banyak yang salah
mengartikan arti pendekatanku. Bukan salah mereka kalau tiba-tiba merasakan
perasaan yang berbeda ketika diperhatikan olehku. Bukan salahku juga membuat
mereka menanam berjuta harapan yang ternyata akan berujung semu.
Tema 1 : Tiba-Tiba Cinta Datang Kepadaku
Kyaaa! Kapan sih di kota ini bisa
serba cepat? Sekalinya gak macet malah susah banget dapetin angkutan umum. Mana
satu jam lagi masuk kerja, padahal masih harus dua kali lagi naik angkutan
umum.
Aku
masih ngedumel dalam hati ketika seorang perempuan melangkah dengan anggun dari
dalam busway dari arah barusan aku turun juga. Aku tak terlalu memperhatikan,
tidak tertarik. Jam tangan dan pintu halte busway sebelah kiri lebih seksi
untuk kupletoptin saat ini. Kuraba HP, berharap ada SMS atau apalah sekedar
penghilang setress, sial, disaat dibutuhkan tak ada satupun. Kulirik bukuku,
tapi baru saja membaca satu kalimat teringat wajah bos yang akan murka apabila
aku terlambat. Damn!
Sunday, August 11, 2013
Saturday, August 10, 2013
Kolor Baru? Alhamdulillah!
“Apa itu?”
Hah.
“Eid?”
“Itu apa?”
Astaga.
“Kalian
menyebut akhir Ramadhan dengan sebutan apa?”
“Oh itu,
kami menyebutnya Bayram”
“Bayram?
Umm, kapan disana Bayram?”
“Sama dengan
Negara lain? Emang bisa berbeda ya? Kan pastinya sama aja”
“I don’t think so”
“Maksudmu di
Negaramu bisa jadi berbeda dengan Negara lain?”
“Ya, bahkan
di (dalam) Negaraku sendiri pasti beda-beda, tergantung firqah.”
Itu petikan
obrolanku di sosmed dengan teman dari Turki. Bukan untuk membicarakan masalah
perbedaan penentuan Idul Fitri-nya sih. Ingin tahu aja budaya Turki kalo
lebaran kaya apa. Tapi si orang yang gak bisa kusebut bule ataupun Arab itu
keburu off. Sibuk kali bikin kikiping.
He. Atau dia mau takbir keliling? Jam segini di Indonesia berarti disana baru
beres isya.
Thursday, August 1, 2013
Cukup Berdo’a Lalu Tidur
Sabar itu bukan berarti diam bukan?
Mana ada orang bisa sukses hanya dengan berdiam diri. Makanya perintah Tuhan
tentang meminta pertolongan harus dengan cara sabar dan shalat itu, sabar
disitu diartikan dengan sabar yang aktif. Yaitu sabar sambil terus berikhtiar
agar tujuannya tercapai.
Ya, teori itu mungkin sudah menjadi
rahasia umum. Tapi kejadian yang kualami barusan justu bertolak belakang dengan
prinsip itu. Aku hanya cukup berdo’a lalu tidur. Tidur secara harfiah. Karena jika
sedikit saja kubuka mataku, langsung tak tertahan mulutku untuk mengabsen
penghuni kebun binatang.
Thursday, July 25, 2013
Just Need One Shocking
Sebagai
manusia kita kadang sok tahu takdir Tuhan; menebak-nebak arti mimpi, firasat,
atau pertanda lain. Terlepas dari terkadang ada benarnya terkadang tidak, masa
depan yang jadi misteri itu memang bagi sebagian orang bikin penasaran. Kepo pengin tahu banget kejadian besok,
lusa, minggu depan, tahun depan, bahkan akhir dunia. Saking keponya tak jarang ada yang minta
bantuan dukun, cenayang, paranormal atau paratidaknormal (terkadang ada dukun
yang lebih mirip orang gila, haha).
Ada
orang yang percaya ramalan tarrot, firasat (baik itu dari mimpi, atau
kejadian-kejadian tidak lazim, yang menurut film Rectoverso mah pertanda itu
ada karena manusia adalah bagian dari alam, pertanda-pertanda itu bentuk
komunikasi alami, yang semakin jarang disadari oleh manusia yang sekarang lupa
untuk mendengarkan itu) dan lain sebagainya.
Aku
sendiri termasuk orang yang penasaran tentang masa depan tapi tak mau pasrah
pada ramalan siapapun atau apapun. Bukankah yang merubah takdir itu adalah kita
sendiri awalnya? Kalau sedari awal kita percaya takdir kita seperti itu, bisa
jadi seperti itulah akhirnya takdir kita. Padahal bisa saja kemungkinan lain
yang terjadi.
Ehm,
percaya gak prolog sepanjang itu hanya untuk menceritakan kejadian ketika aku bersin?
Dan apa untungnya bersin itu kuceritakan?
Thursday, July 11, 2013
Ngamen Sih ngamen, Sabar Dong Men!
Aku sedang
gelendotan ‘manja’ pada pegangan bus, tidur-tidur ayam ketika ujung kupingku
menangkap keributan agak di depan sana.
Alamak, apa
yang terjadi?!
Halah.
Aku tak
menangkap jelas percakapan dua insan yang ditakdirkan hidup bersama itu. (Hehe,
makin ngaco dah). Jadi, mereka itu sedang adu mulut!
O’ow!
Bukan! Bukan, adu mulut secara harfiah, hihihi 3J, ya mereka berantem. Dan yang saya sebut mereka itu
adalah penumpang bus dan pengamen, yang jika melihat gelagat pengamen itu yang
kini mendekat ke arahku, menyodorkan bungkus permen dengan tatapan galak, dan
aku shock dan gak siap hingga
akhirnya hanya bisa menggeleng, lalu si pengamen berlalu dengan
bersungut-sungut, aku tahu bahwa ini adalah masalah klasik antara penumpang dan
pengamen.
Untold BISUL Story; Dari Bisul Sampe Dicuekin Tukang Becak
Banyak hal
unik, lucu, bahkan aneh saat PKTM II Gabungan PD IPM Se-Banten berlangsung. Mulai
dari kekonyolan-kekonyolan yang memang dasar orang-orang konyol, sampai kebetulan-kebetulan
yang kalau dipikir-pikir otak konyol jadi lucu. Apa aja itu? Let’s check it
out!
- Tanfidz
dikira odol.
Ini
sih gara-gara paleng, kurang tidur gara-gara fokus mikirin nasib peserta.
Apalagi sebagai Ketua Tim Materi. Yupz, pelaku kekonyolan ini adalah saya
sendiri. Sifat pelupa dan dua alasan tadi itu membuat saya bertingkah abnormal.
Kejadiannya begini, sudah saya siapkan itu odol untuk dimasukkan ke plastik
peralatan mandi lain.
Sunday, July 7, 2013
Jelang Ramadhan IPM Banten Punya BISUL 13
Muhammad
Hanif Pasha selaku Ketua Bidang Perkaderan PW IPM Banten berharap alumni TM II
Gabungan ini menjadi motor penggerak pengawal perkaderan di daerahnya
masing-masing. Ungkapnya juga alasan bidang perkaderan mengadakan TM II
Gabungan dikarenakan di beberapa daerah belum banyak kader yang sudah mengikuti
PKTM II.
Friday, July 5, 2013
Merah; Sepertinya Sudah Saatnya
Ulcer? Abscessus?
Halah. Sekeren apapun namanya
tetep aja tidak mengurangi rasa tersiksa oleh bintik panas membara bin menyiksa
itu !
Yupz, lanjut dari kisah kemaren,
bahwa ternyata efek tendangan ‘tak sengaja’ temanku itu dahsyat! Aku bukan
hanya makin terpincang-pincang tapi repot duduk, repot naik tangga, dan
laen-laen.
Unfortunately, agenda-agenda selanjutnya malah mengharuskanku
sering-sering jalan dan duduk manis.
OK lah, ketika duduk aku bisa
mengakalinya dengan menempatkan pantat kiri tempat bersarang bisulku itu gak
nyentuh kursi, agak aneh sih kelihatnnya, tapi itu lebih mendingan dibanding
ketika jalan apalagi harus naik-turun tangga (tempat materi di lantai 2 lagi!).
Hmm, meski akhirnya semua peserta
dan penghuni gedung lain akhirnya mafhum dan hanya nyengir dan geleng-geleng, -meski
tak sedikit yang ngebecandain, tapi benjolan yang gak gede-gede amat itu bikin
repot ketika shalat; naek turun (rukuk dan sujud) meski pelan-pelan, tapi itu
tak seberapa dibanding ketika harus tahiyyat akhir. Posisi bisulnya pas banget
kedudukin ketika posisi itu.
Thursday, July 4, 2013
Something Sexiest Today !
Agak terburu aku menuju kamar
mandi. Sudah hampir jam delapan. Setelah shalat shubuh, tadi tidur-tidur ayam
lagi dan ternyata kebablasan. Haha
Ini hari keempat aku tidur tidak
normal (banget), he. Karena walaupun jadwal tidurku setelah larut malam,
minimal aku tidur lima jam (walau kepotong shalat shubuh).
Ini acara special, makanya aku
gak merasa harus mengeluh meski jadwal istirahat berkurang drastis. Tapi ketika
aku mandi, aku menemukan hal yang aneh!
Dengan setengah sadar aku menyeret
tubuh, menghindari berkontak langsung dengan peserta pelatihan dan fasiltator
atau penghuni lain tempat pelatihan. Ah, kamar mandi favoritku ini kosong.
Tanpa ba-bi-bu, aku lepas pakaianku satu persatu, sampai akhirnya aku melihat
sesuatu yang aneh!
Sesuatu yang menyembul itu
menggelitikku untuk segera kupegang. Akupun tanpa ragu segera mengelusnya
lembut, dan ketika ku tekan sedikit, alamak!
Thursday, June 13, 2013
Ojeg Online !
Biasanya ketika turun dari bus, aku langsung
dikerubutin para ojeggers (hehe, istilah yang aneh untuk tukang ojeg)
dengan segala senyum manis penuh rayuannya. Ada yang sok kenal, sok paling tahu
tempat tujuanku, sok baek bawain barang. Namun semua senyum manis mereka itu
biasanya menguap begitu saja ketika aku dengan santai bilang “dijemput”.
Beberapa
ojeggers hafal kebiasaanku ini (diantar-jemput ke tempat nunggu bus ato
angkutan lain oleh kakakku). Jadi mereka tidak cukup bodoh untuk menawarkan
jasa antarnya. Meskipun sebagian ekspresi wajahnya tetap menampakkan wajah
ngarep. Beuuh.
Tapi,
kegigihan para ojeggers ini memang patut diacungi jari tengah. Ups, I
mean jempol! Haha.
Untuk urusan upselling
mereka nomor satu. Gigih dan selalu bisa membaca situasi. Mereka hafal, jika
aku berjalan gontai apalagi bukan habis turun dari bus, mereka mengartikan aku
tidak dijemput. Dan itu tepat. Maka jika tahu begitu, mereka beramai-ramai memperebutkan
aku kembali layaknya puteri hadiah sayembara. Hahahaha (pengandaian yang aneh).
Hehe,
udah deh, daripada aku melantur kemana-mana, langsung aja ke inti ceritanya. Jadi
barusan, aku heran koq antusiasme para ojeggers itu tak seheboh biasanya.
Usut punya usut, ternyata beberapa di antara mereka sedang sibuk teleponan, ada
juga yang sedang mengoperasikan HP, entah sedang apa. Set dah, jangan-jangan
bentar lagi mereka pada pensiun jadi ojeg, karena merasa cukup menjadi ojeg di game
online. Haha.
Wednesday, June 12, 2013
Nyawaku Sign Out !
Bukan ! Aku gak sedang mau cerita
kalo aku pernah mati suri kemudian hidup lagi dan menceritakan pengalaman waktu
mati suri itu.
Ini jelas pengalaman serem. Tapi
bukan serem yang seperti itu.
OK. Kita mulai saja ceritanya.
Di suatu siang yang terik, dua
orang anak manusia terlihat berlarian melintasi jalan raya, motor, mobil,
gedung-gedung angkuh, dan kerumunan orang yang terlihat tidak peduli. Lalu
tiba-tiba, Jeger !
Saturday, June 8, 2013
Commuter, Koq Muter?
Waktu memang terkadang seperti
terbang. Splash ! Tiba-tiba saja aku sudah berada di dalam KRL atau Commuter
Line, yang karena baru kali pertama ini aku menaikinya aku sempat
terbengong-bengong dengan sistemnya yang efisien dan ‘kerapian’ para
penumpangnya.
“Turun disini?” Aku segera
menghentikan berhaha-hihi melihat gelagat teman seperjalananku, Ika, mau turun.
Dan tanpa menunggu jawabannya aku mengikuti langkah lincah Ika yang sudah
loncat ke tepian peron. Dan disinilah awal semua kekacauan terjadi. Aku
ketinggalan tas di Commuter yang mulai berangkat perlahan itu ! Gawat.
Thursday, May 23, 2013
Anfika; Two !
Ini bukan berarti Anfika nyanyiin
lagu Lenka, he. Anfika two, two years old ! Di 7 Mei 2013.
Let’s see what s all the time!
he’ve done over
he’ve done over
Pom-pom-pom.
Bagian ini selalu lucu
mengingatnya, geli, pengen tersenyum ngakak sambil guling-guling. Heu. Awalnya
sih aku iseng download-download lagu-lagu Rihanna yang dulu-dulu, pas ketemu
lagu Man Down tanpa pikir panjang aku download, kalo gak salah aku pernah
denger lagu ini dan seingatku lagu ini asyik. Beres kudownload, kumasukkiin HP,
ku buang deh HP nya ! Ehm, I mean ku puter tuh lagu Man Down itu, irama reaggaenya emang agak semriwing (haha,
istilah yang aneh untuk musik), asyik, aku ngangguk-ngangguk aja dengernya,
sambil khusyu ngerjain tugas. Gak nyadar, kalo Anfika dari tadi di sekitarku
merhatiin aku. Alhasil, tak lama setelah itu Anfika yang memang lagi
hobi-hobinya niru ucapan orang (yang sering bikin orang gemes karena lidahnya
sering keserimpet kalo niruin kata yang susah), Anfika berkali-kali
ngulang-ngulang kata ‘pom-pom-pom’. Pas lagu itu beres, dia bilang ‘abisy’ dan
minta diputerin lagi. Aku cuma ketawa sambil terus khusuk ngerjain tugas, sampe
gak kuat ngakak denger Anfika nyanyi
‘pom-pom-pom’ dengan suara makin keras hingga membuat ibu, bibi dan neneknya
yang sedang berkumpul di dapur ikut ketawa ngakak setelah lebih dulu heran
denger orang teriak-teriak.
Wednesday, May 15, 2013
Saturday, April 27, 2013
AA 1449 DL
Ini bukan nomor buntut togel !
Ya, ini plat kendaraan bermotor. Lebih tepatnya, ini nomor polisi bus AC –
Ekonomi jurusan Yogyakarta – Merak yang akan ku ingat seumur hidupku! Beuh …
Hari itu, antara sadar dan tidak,
daku sudah terdampar di Jogja (kembali), mengitari Kota Jogja dengan
transjogja, lengkap dengan bonus nyasarnya, mengirup udara pagi Mandala Krida, padahal
dua hari sebelumnya masih seperti niat gak niat berangkat ke Jogja terkait
dengan budgeting dll, seperti perjalanan ke Jogja untuk urusan IPM seperti
tahun 2010 lalu, selalu ada pertolongan di detik-detik terakhir, entah itu
tebengan atau kucuran dana tanpa diduga-duga (biasa, yang muda kan yang suka
minta, hehe).
Intinya, ini perjalanan ke luar
kota (provinsi) ku yang paling gak niat, packing hanya dua jam sebelum
keberangkatan, untuk acara 4 hari, untuk agenda rapat dan jalan-jalan, hehe.
Yupz, seperti biasa, kebanyakan
jalan-jalan ku dilakukan karena sekalian urusan organisasi, kerjaan, tugas,
dll. Karena, biasanya lebih terasa bermakna jalan-jalan sekalian ngerjain ini,
ngehadirin itu, ngelakuin anu, dst, daripada hanya sekedar jalan-jalan. Dan
kali ini, jalan-jalan ku sekalian mengikuti Rakernas IPM 2013 di Kampus UAD
Jogja (baru ngeh, kalo ternyata kampus UAD ada 6, hehe).
Setelah berbagai agenda, di
berbagai tempat, berbagi informasi, sharing pengetahuan, diskusi budaya,
curi-curi pandang, tebar-tebar pesona, cari-cari perhatian (ehm) dan
tukar-tukar no HP dan email dengan peserta-peserta lain se-Indonesia (ini nih
yang bikin excited kalo ikutan acara sekaliber nasional, bisa dapat kenalan
dari ujung timur sampe ujung barat Indonesia), jalan-jalan, makan-makan, dll,
kami pulang, dan cerita selesai.
He, gak ding, sebenernya banyak
adegan-adegan lucu, yang sayang kalo gak di Bahas, karena memang sebenernya
postingan ini tidak lain dan tidak bukan adalah rekaman jejak kegiatan RAKERNAS
IPM 2013 yang daku saking pengennya bikin tapi tidak ingin dari sisi
berat-beratnya, melainkan sisi-sisi konyol dan nyelenehnya, yang sebenernya
mungkin bagi sebagian orang gak penting, tapi sebenernya bagi daku sangat
penting, karena sebenernya daku sangat pengen menceritakannya, dan sebenarnya
daku bingung kenapa bisa ngomong panjang lebar dengan kata sebenarnya yang sebenarnya, halah, ya sudah, kita mulai saja !
Friday, April 12, 2013
Sunday, April 7, 2013
Event; TOR TRANING for SMART LEADER
- DASAR PEMIKIRAN
Setiap manusia adalah
pemimpin, paling tidak untuk dirinya sendiri. Seorang lelaki bisa menjadi
pemimpin rumah tangga, lembaga, organisasi, komunitas, kelompok agama,
pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Juga tak menutup kemungkinan pula
untuk kaum hawa.
Dalam firman-Nya, Allah
SWT. Menjelaskan:
Thursday, April 4, 2013
Wednesday, March 20, 2013
Cerpen; Sial, Kamu-Kamu Lagi !
Suatu kali temenku Daniel mengusulkan Edy
Masa’id untuk menggantikan Edy Fu’adi, nama asliku itu.
“Edi Fu’adi itu kaya nama bapak-bapak!“ Joko menguatkan pendapat
Daniel.
“Iya,
dan Edy Masa’id gak nyambung! Lagian ntar gua ikutan mati muda!” Aku menjitak
kepala Joko.
”Gimana
kalau Edy Tambunan, kan elo bisa ikut nebeng terkenal!” Joko berseru seperti
mendapatkan ilham.
”Ho’oh
tuh, sekalian nebeng dipenjara! Hahaha” Daniel menimpali.
”Aduuuh,
plis deh sobat-sobatku yang batal ganteng, makasih deh atas saran-sarannya,
tapi saat ini aku lagi gak mau bahas perihal perubahan namaku! Lagian nama-nama
gua, kenapa kalian yang repot?”
***
Saturday, March 9, 2013
Monday, January 28, 2013
Mirip #2; Menpora
Karena artikel ini tidak
panjang, semoga saja tidak akan berbuntut panjang. Bukan karena ketularan suka
ngomentari foto kaya Menpora baru kita J, atau bawel kaya beberapa pengamat politik,
politikus, atau tikus-tikus yang berpolitik.
Hanya ingin nyeletuk aja, semoga
bukan nyele-neh (nyeletuk aneh), atau benar-benar nyeleneh. Karena berbicara
politik di Indonesia tak akan ada habisnya. Selalu muncul ‘inovasi-inovasi’
baru yang sayang kalau tak dikupas, karena memang sebagian orang hidup dengan
mengupas hidup orang lain. Right?
Tuesday, January 15, 2013
Cerpen; Hantu-hantu Narsis
Narsis, adalah singkatan dari Naga Bonar makan sosis.
Halah, ngarang.
Narsis artinya kurang lebih over PD, ngerasa pengen diakui dengan cara unjuk-unjukin gigi, walau bukan berarti nyengir. Mungkin terdengar sotoy. Tapi yang ku tahu definisi narsis memang seperti itu. Kamu punya pendapat lain?
Ya, sebagai remaja (bagi yang masih remaja, he) kita mungkin pernah beberapa kali narsis-narsis gimanaaaa….. gitu. Wajar. Namanya juga anak muda. Tapi gimana ceritanya kala ada hantu yang narsis?
Hah, hantu kok narsis?
***
Puisi; Dilema
Hanya ingin tahu
kabarmu sang pejuang
Masihkah sudi
berperang
Demi khalifah yang
meributi uang?
Atau menyerah
Meski pertiwi
berdarah-darah?
Pandeglang, 16 Maret 2011
Dimuat di Majalah Kuntum No. 316, Mei 2011
3 Macho (Manusia Bernama Cho…); #1 Begin Story
Tersebutlah suatu ketika di suatu
tempat di ujung pulau Jawa manusia-manusia bernama hampir sama; Cholis, Cholil,
Cholid. Tapi, ketiganya ini beda nasib.
Ehm, ehm.. ! (Betulin kerah, pura-pura cuek diperhatikan
objek yang mulai jutek)
Ketiga orang itu (ngelirik mereka lagi sebentar, lanjutin sok
cuek)
Ketiga orang itu sebenarnya .. (haduh, ya deh, ya deh… aku minta maaf dulu
sama kalian, tulisan ini just for fun aja koq, peace… J )
Ketiga orang ini sebenarnya
saudara kembar (demi ketertiban dunia, aq
pilih jalur dongeng aja deh, saking pengennya bikin artikel tentang ini ! ).
Subscribe to:
Posts (Atom)



















